• Kepala Riau Nutrition Center (RNC) Universitas Pahlawan Ajak Masyarakat Peduli Kasus Stunting Di Berbagai Kegiatan

    universitaspahlawan.ac.id , UP – Besti Verawati, S.Gz., M.Si Kepala Riau Nutrition Center (RNC) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai (UP) menjadi juri pada lomba Festival Pangan Lokal Provinsi Riau, Kamis, 4 Agustus 2022.

    Kegiatan ini diadakan di Halaman Pemerintah Kota Pekanbaru (Eks. Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru) Jl. Cut Nyak Dien No.1. Proses penjurian oleh Kepala Riau Nutrition Center UP khusus pada kategori lomba Lunch Box Ibu Hamil untuk pencegahan stunting.

    Lomba dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Riau ini dibuat dalam bentuk Menu Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman) dengan tema Kenyang Tidak Harus Nasi dengan Menu Pangan Lokal B2SA.

    “Alhamdulillah, Kegiatan ini saya rasa mendatangkan banyak manfaat bagi kita semua selain sebagai sosialisasi bagaimana cara pencegahan stunting, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara dinas ketahanan pangan, Universitas Pahlawan dan pemerintah daerah dengan masyarakat umum.” Tutur Besti Verawati, S.Gz., M.Si selaku Kepala Riau Nutrition Center (RNC) UP.

    Beliau juga menyampaikan bahwa dengan seringnya kegiatan bertema penurunan stunting atau peduli stunting maka masyarakat juga menaruh nantinya ikut memperhatikan target penurunan stunting yang dicanangkan pemerintah kita, dari kondisi 27,6 persen pada tahun 2019 diharapkan menjadi 14 persen pada tahun 2024 mendatang.

  • Dr. H. Kamsol., MM PJ Bupati Kampar dan Prof. Dr. Amir Luthfi Bersinergi Mempercepat Penurunan Prevalensi Stunting

    universitaspahlawan.ac.id , UP – Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai (UP) mengadakan Kuliah Umum Pembekalan Mahasiswa KKN Bertajuk “Mahasiswa PENTING (Peduli Stunting)”, Selasa, 05 Juli 2022, Di Aula Universitas Pahlawan.

    Dr. H. Kamsol, MM., Selaku PJ Bupati Kampar juga datang dalam kegiatan ini sekaligus membuka Kuliah Umum yang di selenggarakan. Beliau menyampaikan bahwa pemerintah siap untuk bersama dalam memerangi stunting dan diharapkan bahwa masyarakat juga bersinergi dengan baik dalam menerima sosialisasi terkait stunting.

    Kegiatan Kuliah Umum ini mengundang Keynote speaker Prof. drh. Muhammad Rizal Martua Damanik, M.Repsc, Ph.D., selaku Deputi BKKBN Pusat. Beliau menyampaikan beberapa panduan kegiatan yang dapat menjadi kegiatan bagi mahasiswa KKN Penting yang akan dimulai 24 Juli hingga 24 Agustus 2022 mendatang.

    “Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting bahwa setiap pemerintahan daerah wajib melakukan penguatan kerangka substansi, intervensi, pendanaan, serta pemantauan dan evaluasi dalam berbagai upaya dalam percepatan penurunan stunting. Hal ini bertujuan untuk menurunkan prevalensi stunting hingga 14% pada tahun 2024 secara Nasional.” Tutur Prof. Dr. Amir Luthfi selaku Rektor Universitas Pahlawan dalam Sambutannya.

    Beliau juga menberitahukan bahwa berdasarkan data Studi Status Gizi Indonesia 2021 angka prevalensi stunting di Provinsi Riau adalah 22,3%. Artinya, hal ini masih membutuhkan usaha yang cukup keras untuk mencapai penurunan angka stunting sesuai target RPJMD Provinsi Riau yaitu 14 %.

    “Untuk mewujudkan target dari pemerintah ini, maka diperlukan komitmen yang kuat dari kita semua. Selain itu kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk memastikan konvergensi antar program dapat terlaksana.” Tambah Besti Verawati, SGz, MSi., Selaku Kepala Riau Nutrition Center UP.

    Beliau juga menyampaikan bahwa tidak hanya melibatkan unsur pemerintah daerah saja namun juga membutuhkan keterlibatan semua pihak termasuk akademisi, organisasi profesi, swasta, media, lembaga swadaya masyarakat, dan seluruh mitra pembangunan dalam mempercepat penurunan prevalensi stunting.

    DOKUMENTASI KEGIATAN

  • Masalah Penguatan Gizi Keluarga Bebas Stunting, Dosen Gizi UP Di Undang Jadi Narasumber

    universitaspahlawan.ac.id , UP – Besti Verawati, SGz, MSi., Kepala Riau Nutrition Center (RNC) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai (UP) Menjadi Narasumber pada Talk Show Radio Bharabas Bertema “Penguatan Gizi Keluarga Bebas Stunting” dalam rangka HARGANAS, Senin 4 Juli 2022.

    “Saya memberikan materi terkait permasalahan gizi ini menjadi salah satu penyebab utama stunting, keluarga-keluarga mempersiapkan asupan gizinya agar terhindar dari stunting.” Tutur Besti Verawati, S.Gz., M.Si selaku Koordinator Audit Stunting Bidang Gizi AIPGI Provinsi Riau.

    Beliau juga menyampaikan informasi terkait Audit Kasus Stunting (AKS) tingkat Kabupaten Kota, apa saja yang menjadi peran tim AKS ini dalam penurunan stunting di Provinsi Riau.

    Kemudian saat itu juga bergabung sabagai narasumber yang merupakan partner Universitas Pahlawan yaitu Deputi BKKBN Pusat yaitu Prof. Drh.Muhammad Rizal Martua Damanik MRepsc, PhD., yang menjelaskan tentang strategi yang akan dilakukan BKKBN dalam mencapai target penurunan angka stunting di Indonesia turun menjadi 14%.

    Sebagaimana amanat Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2021, BKKBN ditunjuk sebagai ketua pelaksanaa dalam percepataan penurunan stunting di Indonesia. Terlihat dalam kegiatan ini BKKBN baik ditingkat pusat maupun daerah saling bersinergi dan berkolaborasi dengan ahli gizi untuk mempercepat penurunan prevalensi Stunting.

    DOKUMANTASI KEGIATAN

  • Seminar Kesehatan Nasional: Pemerintah dan Universitas Pahlawan Percepat Penurunan Prevalensi Stunting

    Universitaspahlawan.ac.id, UP- Riau Nutrition Center (RNC) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai (UP) mengadakan seminar nasional bertajuk “Ini Penting”, Senin, 04 Juli 2022, Di Grand Ballroom Arya Duta, Pekanbaru.

    “Selamat kepada Riau Nutrition Center (RNC) UP yang telah berhasil bersama BKKBN Provinsi Riaupenyelenggaraan acara Ini Penting kali ini. Kita dalam upaya percepatan penurunan angka prevalensi stunting di Provinsi Riau tentunya juga mendukung penuh acara ini, hingga kedepannya kita melaksanakan KKN juga dengan tema Peduli Stunting. ” Tutur Prof. Dr. Amir Luthfi, selaku Rektor Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai (UP).

    “Saya disini akan lebih banyak menyampaikan dan menguraikan tentang pemanfaatan e-PPGBM dalam mencegah stunting. Karena dengan adanya e-PPGBM ahli gizi, pemerintah dan masyarakat dapat langsung terintegrasi dalam proses percepatan penekanan dan penurunan stunting.” Tutur Dedy Rochyani, SKM., M.Kes selaku ketua DPD PERSAGI Riau.

    Keynote speaker Prof. drh. Muhammad Rizal Martua Damanik, M.Repsc, Ph.D., menyampaikan besarnya pengaruh lingkungan dari pada pengaruh genetik dalam menyebabkan stunting. Faktor keturunan hanya 4-7 % sedangkan faktor lingkungan sebesar 74-87 %. Diharapkan agar mahasiswa dan orang-orang gizi mampu memberikan sosialisasi atau pemahaman kepada masyarakat.

    “Alhamdulillah kita berkesempatan menghadiri Seminar Ini Penting. Sebanyak 22.8 % ditahun 2021 harus kita turunkan kembali ditahun ini minimal 14%. Pemerintah provinsi riau menyambut baik kegiatan yang diadakan RNC UP dan BKKBN Provinsi Riau. Tentunya kita berharap kegiatan ini mendapatkan hasil yang lebih baik dan mencapai tujuan yang kita inginkan.” Tutur Drs. H.Syamsuar, M.Si selaku gubri yang diwakili kepala dinas kesehatan riau, zainal arifin,SKM., M.Kes. dalam sabutannya.

    Dalam kesempatan ini Kepala BKKBN Provinsi Riau, Dra. Mardalena Wati Yulia, M.Si., menyampaikan terima kasih kepada UP yang telah ikut serta menaja kegiatan ini, semoga dengan tindak lanjut kegiatan MoU dengan UP kedua lembaga ini mampu mempercepat penurunan stuntung sebanyak 14%.

    “Kita mengajak semua lini untuk mengejar percepatan penurunan stuntung. Kami juga berharap kepada setiap unsur terkait, seperti BKKBN baik Pusat maupun Provinsi dan PERSAGI serta pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama memerangi stunting, menekan dan mempercepat penurunan prevalensi stunting.” Pungkas Besti Verawati, SGz, MSi., Selaku Kepala Riau Nutrition Center UP.

    DOKUMENTASI KEGIATAN